Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

      Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar

berakhlak bangga melayani bangsa

  •   Senin, 19 Oktober 2026

Peran Automated External Defibrillator (AED) di Bandara dan Pelabuhan: Menyelamatkan Nyawa Dalam Hitungan Detik


Ribuan hingga jutaan orang beraktivitas di pelabuhan dan bandara setiap harinya. Mobilitas tinggi, kepadatan penumpang, aktivitas fisik, stres perjalanan, serta keberadaan kelompok usia lanjut menjadikan kedua lokasi tersebut sebagai area yang berpotensi menghadapi kejadian kegawatdaruratan medis, seperti henti jantung mendadak.

Henti jantung mendadak (Sudden Cardiac Arrest/SCA) merupakan kondisi ketika jantung tiba-tiba berhenti memompa darah secara efektif akibat gangguan aktivitas listrik jantung. Tanpa pertolongan segera, korban dapat kehilangan kesadaran dalam hitungan detik dan meninggal dalam beberapa menit. Menurut Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care yang diterbitkan oleh American Heart Association, peluang hidup seseorang yang mengalami henti jantung sangat bergantung pada kecepatan pertolongan awal melalui pemberian resusitasi jantung paru (RJP) dan defibrilasi dini menggunakan Automated External Defibrillator (AED).

Apa itu AED ?

Automated External Defibrillator (AED) merupakan perangkat portabel yang mampu menganalisis irama jantung secara otomatis kemudian memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan irama jantung jika diperlukan. Alat ini sering digunakan sebagai pertolongan pertama bagi seseorang yang mengalami henti jantung mendadak (Sudden Cardiac Arrest/SCA). 

AED dirancang khusus agar mudah digunakan saat menghadapi situasi gawat darurat yang tidak terduga. Oleh karena itu, AED sering disediakan di berbagai ruang publik, seperti bandara, pelabuhan, perkantoran, fasilitas kesehatan hingga pusat perbelanjaan. Alat ini dilengkapi dengan sistem panduan suara otomatis sehingga dapat dioperasikan oleh siapa saja, termasuk masyarakat awam maupun tenaga non-medis (seperti petugas keamanan, pemadam kebakaran, dan pramugari). Namun demikian, pengoperasian AED tetap lebih dianjurkan bagi mereka yang telah menerima pelatihan formal terkait penggunaan AED dan RJP.

Indikasi Penggunaan AED

AED digunakan pada individu yang mengalami henti jantung mendadak, yang ditandai oleh:

  1. Kehilangan kesadaran secara tiba-tiba.

  2. Tidak adanya respons terhadap stimulasi

  3. Tidak adanya napas atau napas abnormal (gasping)

  4. Tidak teraba denyut nadi yang adekuat

Mengapa AED Penting di Bandara dan Pelabuhan ?

Bandara dan pelabuhan merupakan fasilitas publik dengan tingkat mobilitas manusia yang sangat tinggi. Di lokasi tersebut terdapat ribuan penumpang, pekerja, serta kru transportasi dengan berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan yang beragam beraktivitas setiap harinya. Tingginya mobilitas dan kepadatan aktivitas menyebabkan kemungkinan terjadinya keadaan gawat darurat, seperti henti jantung mendadak. Apabila kejadian tersebut berlangsung jauh dari fasilitas kesehatan, maka keterlambatan penanganan beberapa menit saja dapat menurunkan peluang keselamatan korban. Oleh karena itu, keberadaan AED pada area strategis menjadi bagian penting dalam sistem respons kegawatdaruratan. Akses AED yang mudah dengan menempatkan AED pada tempat yang strategis memungkinkan pertolongan pertama dilakukan sebelum tim medis atau ambulans tiba.

Peran penting AED di bandara dan pelabuhan

  1. Respons Cepat Darurat: Waktu adalah faktor paling krusial dalam penanganan henti jantung mendadak. Itulah sebabnya, penempatan AED di lokasi strategis seperti bandara dan pelabuhan sangat penting untuk mempercepat pertolongan pertama. Penggunaan AED sesegera mungkin pada seseorang yang mengalami henti jantung mendadak dapat meningkatkan peluang menyelamatkan nyawa individu tersebut secara signifikan.

  2. Mudah Digunakan oleh Siapa Saja: Keunggulan utama AED adalah desainnya yang ringan, mudah dipindahkan dan diakses di berbagai lokasi, serta bekerja secara otomatis. Alat ini dirancang agar mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk tenaga non-medis seperti petugas keamanan, staff bandara/pelabuhan, pemadam kebakaran hingga masyarakat awam. Kehadiran AED di berbagai fasilitas umum memastikan bahwa bantuan medis dapat segera diberikan tanpa harus menunggu kedatangan layanan medis darurat.

  3. Meningkatkan Angka Kelangsungan Hidup: Henti jantung mendadak dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Dalam situasi kritis ini, penggunaan AED pada 3–5 menit pertama mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hingga 70%. Penyediaan AED di lokasi strategis seperti bandara dan pelabuhan bukan sekadar kelengkapan fasilitas, melainkan langkah nyata untuk menyelamatkan nyawa. Semakin cepat AED diakses, semakin besar harapan hidup yang bisa kita berikan.

Membangun Sistem Tanggap Darurat yang Efektif

Keberhasilan penggunaan AED tidak hanya bergantung pada keberadaan alat, tetapi juga pada sistem pendukung yang terintegrasi. Cardiac Emergency Response Plan and Protocol yang diterbitkan oleh American Heart Association menekankan pentingnya integrasi antara pelatihan RJP-AED, penempatan AED yang strategis, pemeliharaan alat, dan koordinasi dengan sistem pelayanan kegawatdaruratan. 

Beberapa langkah yang dapat diterapkan di bandara dan pelabuhan meliputi:

  1. Menempatkan AED pada area yang strategis.

  2. Menyediakan penunjuk lokasi AED yang mudah dikenali.

  3. Melaksanakan pelatihan RJP dan penggunaan AED secara berkala.

  4. Memastikan pemeliharaan baterai dan elektroda AED.

  5. Melakukan simulasi kegawatdaruratan secara rutin.

  6. Integrasi dengan sistem respons medis dan ambulans.

Pesan utama: “Ketersediaan AED di bandara dan pelabuhan merupakan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat”

 

Oleh : dr. Ni Luh Gede Ari Indrayanti I Editor : Ni Gusti Dwi Kurnia Ningsih, SKM
 

Sumber:

American Heart Association. (2025). Guidelines for CPR and Emergency Cardiovascular Care. Circulation.

American Heart Association. (2024). Cardiac Emergency Response Plan and Protocol.

 

Berita Lainnya

end_script -->
Skip to content