Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

      Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar

berakhlak bangga melayani bangsa

  •   Rabu, 26 Agustus 2026

BBKK Denpasar Wilayah Kerja Padang Bai Tangani 35 Korban Kapal Terbakar KMP Putri Yasmin di Pelabuhan Padangbai


Padangbai, 12 Agustus 2026 — Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar bersama lintas sektor terkait melaksanakan penanganan kesehatan terhadap korban insiden kapal terbakar KMP Putri Yasmin yang dievakuasi ke Pelabuhan Padang Bai pada Rabu, 12 Agustus 2026. Berdasarkan laporan I Gede Panca Wedana, SKM selaku Koordinator Wilayah Kerja Pelabuhan Padangbai BBKK Denpasar, sebanyak 35 korban berhasil dievakuasi menuju Pelabuhan Padang Bai menggunakan KMP Port Link II. Dari jumlah tersebut, korban terdiri atas 22 orang laki-laki dan 13 orang perempuan.

Setibanya di Pelabuhan Padang Bai, seluruh korban langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang telah disiagakan di posko penanganan. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi kesehatan korban setelah menjalani proses evakuasi dari kapal yang terbakar. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar korban mengalami keluhan berupa pusing, lemas, dan kedinginan. Meski demikian, seluruh korban berada dalam kondisi yang dapat ditangani di posko. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan kesehatan, tidak terdapat korban yang memerlukan rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Penanganan korban melibatkan sinergi sejumlah unsur kesehatan, yaitu BBKK Denpasar, Puskesmas Manggis 1, Biddokes Polda Bali, serta Klinik Penta Medika. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, terpadu, dan responsif terhadap kondisi korban.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan petugas kesehatan di wilayah pelabuhan dalam menghadapi kondisi kedaruratan, khususnya kejadian yang melibatkan alat angkut laut dan penumpang dalam jumlah besar. Respons cepat melalui pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi korban, serta koordinasi antarinstansi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya dampak kesehatan yang lebih serius pasca kejadian.

BBKK Denpasar terus berkomitmen memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah pelabuhan dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat, penumpang, maupun awak kapal, terutama dalam menghadapi situasi kedaruratan di pintu masuk negara.

 

Dokumentasi Kegiatan Petugas BBKK Denpasar di Pelabuhan Padang Bai

 

Reporter : I Putu Arimbawa, SKM  I  Editor : Fajar Isnaini, SKM

Berita Lainnya

end_script -->
Skip to content